Marketing in practice

Marketing Mix dan sudut pandang Politisi

Saya sebenarnya menulis ini karena tertarik dengan sudut pandang artikel teman yang membuat para calon wakil rakyat dan pelayan rakyat ini melihat dari sudut pandang berapa duit yang kita keluarin untuk beli suara, dan makin luas tempat kita kampanye, makin gede kemungkinan kita meraih predikat pelayan dan wakil rakyat.

Marketing mix sebenarnya merupakan “ilmu lama” yang masih enak untuk didengarkan. Marketing Mix dirumuskan oleh prof. E. Jerome McCarthy. Marketing Mix merupakan framework untuk mendesain strategi pemasaran produk maupun jasa. Marketing Mix membagi element-element yang mempengaruhi keputusan pasar dalam membeli satu produk (barang/jasa) dalam 4 elemen dasar.

1st P : Product

Tidak ada satu obat yang bisa menyembuhkan semua penyakit, demikian juga produk yang kita tawarkan. Partai, caleg, capres juga bukan obat yang bisa menyembuhkan semua penyakit di sendi negara ini.
You should define who you are, makanya ada satu saat yang teriak “Katakan tidak pada korupsi”. Yang terjadi justru ironi.
Setelah mendefinisikan siapa anda, konsistenlah dengan apa yang anda definisikan. Berikutnya di fase ini adalah : dimana anda layak dan bisa diterima, bekerjalah bersama mereka untuk meyakinkan elemen yang tidak sepakat dengan anda untuk jadi sepakat.

2nd P : Price

Price bukanlah BERAPA ONGKOS ANDA jadi wakil dan pelayan rakyat, tapi nilai anda dimata masyarakat. jika anda pengusaha, ulama, tukang parkir, tukang kayu, perwira militer, bagaimana track record anda dimasa kemarin ? itulah base price anda saat ini, pengenalan pondasi ini akan menentukan strategi apa yang melandasi tindakan anda ke depan.
Kasarnya, kenali dulu daya beli masyarakat terhadap anda. itu jadi landasan strategi anda untuk menaikkan nilai/harga/value anda dimata voter.

3rd : Place

Place(ment) adalah penempatan diri anda dalam hati voter, anda ingin dikenal dan dikenang sebagai orang macam apa ? dalam teori marketing, place ini adalah tempat dimana kita menemukan produk kita. Di bagian lain dari ilmu product and marketing, ini akan berhimpitan dengan brandmindset dan marketing segmentation.

Pastikan mercusuar diri anda dimana ? misal anda dari keluarga petani, periksa apakah anda berseberangan dengan kepentingan petani, atau anda konsisten mendukung dan mendorong pemenuhan kebutuhan petani. pilah dengan jujur, kapan anda menentang, kapan anda mendukung, siapkan argumen pendukungnya.

Seperti halnya sewaktu membahas product, anda tidak akan bisa disukai dan dipilih oleh semua orang, pastikan jumlah pemilih anda memadai dan sesuai dengan image yang ingin anda bangun

4th : Promote

Titik ini adalah perumusan strategi dari 3 aspek diatas, produk apa yang ingin anda buat, pengen laku di harga berapa, dan bisa dibeli/ditemukan dimana ?

Dalam konteks kali ini :
1. Siapa anda ?
2. Berapa banyak potensi voter anda sekarang, dan target voter yang ingin diraih berapa ?
3. Concern anda dimana ? pertanian ? industri ? buruh ? rakyat kecil ? atau apa ?

dari 3 pertanyaan diatas, kita tentukan pola promosinya bagaimana ? isu apa yang akan kita angkat ? bagaimana kita menyampaikan isu ? Di wilayah mana isu dan anda bisa diterima ? apakah perlu meluaskan wilayah distribusi informasi ?

Implementasinya simpel : tiru SEOnya google wwkwkwkwkwkw

Tulisan ini saya sarikan dan intepretasikan dari :
1. https://toggl.com/marketing-mix-4ps/
2. https://ninjaoutreach.com/marketing-mix-4p-strategy/

digabung dengan experience kerja dan diskusi dengan rekan. tulisan lain akan saya unggah jika saya usai boker … jadi kalau belum nulis, berarti hari itu belum boker

#salamsatuindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *