Kebaikan Tuhan Dalam Hidupku

Kemarin siang, saya chat dengan salah satu sahabat lama di jogja. Beliau ini benar-benar tahu tentang saya, tetiba dia say hello dan ngajak chat,

Temen : “Dab, Kalau dipikir-pikir kamu out dari kerja ini kok timingnya tepat ya ?”
Aku : “La kenopo ?”
Temen : “La sekarang ini mulai krisis, bisa jadi dirumahkan dengan alasan force majeur”
Aku : “Ya kuwi, I think, Tuhan selalu memaksa aku ke jalan yang Dia inginkan”
Temen : “Ya kuwi dab, saiki kondisi serba gak pasti”

Dari semalam, jadi renungan panjang, refleksi 5 tahunan. Dan ada beber

Saat aku dipaksa pindah dari pengajar, menjadi manager product, dan I don’t know anything about product management. Disitu saya belajar keras tentang manajemen produk dan turunannya, tentang bagaimana berinteraksi dengan banyak orang, tentang intrik dan konflik di dunia kerja. Disitu aku dipojokkan dalam pilihan bahwa aku harus meninggalkan tempat kerja dengan tidak ada bayangan harus kerja dimana, dan Tuhan dengan segala misteri, membuka jalan baru di ibu kota, disitu saya belajar bagaimana kerinduan dan ikatan batin dengan kedua malaikat kecil begitu pekat.

Episode baru masih kulalui dengan bergelut di dunia penerbitan, dan disini ada pengalaman baru yang luar biasa bekerja di dalam grup perusahaan yang menurutku sangat besar, disini saya belajar bagaimana segala sesuatu tidak hanya bergantung pada intelektualitas dan insting survival kita. Ada banyak komunikasi dan hierarki. Di fase ini saya mulai berhubungan lagi dengan dunia programming dan sekali lagi aku belajar kembali dan mencoba memahami segala hal tentang software development.

Fase baru terjadi saat saya menjadi jenuh di dunia penerbitan, dan peluang baru masuk dalam timeline hidup. Belajar kembali tentang bagaimana mengelola studio game, bagaimana membuat AI dan bagaimana mengelolas aset. Ada satu hal yang mungkin oleh Tuhan disadarkan, yaitu saya merasa bahwa pekerjaan ini merupakan pekerjaan terakhir dalam sepanjang karir saya, padahal masih ada tantangan lain yang harus dihadapi

Next Challenge ? membuat mesin pintar dengan big data …. bisa jadikah ? tinggal tunggu waktu saja, saat ini kita masih bergulat dengan COVID-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *